GJPI KUNJUNGI PERPUSNAS : UPAYA MENINGKATKAN INDEKS PEMBANGUNAN LITERASI INDONESIA
Jakarta, 18 Desember 2024 – Dengan tujuan untuk menggali potensi kerjasama dalam meningkatkan minat baca masyarakat, GJPI melakukan kunjungan ke Perpustakaan Nasional. Salah satu fokus utama kunjungan ini adalah upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui peningkatan literasi.
Berdasarkan berbagai survei internasional, kemampuan baca-tulis masyarakat Indonesia masih perlu ditingkatkan. Meskipun sudah ada kemajuan, namun kita masih tertinggal dibandingkan negara-negara lain.
Analisis terhadap data UIS 2021, PISA 2022, dan HARBUKNAS 2022 menunjukkan bahwa Indonesia masih menghadapi tantangan signifikan dalam meningkatkan tingkat literasi. Meskipun peringkat ke-100 dari 208 negara dalam survei UIS 2021 dengan tingkat literasi 95,44% mengindikasikan adanya capaian yang cukup baik, namun hasil survei PISA 2022 yang menempatkan Indonesia di peringkat ke-70 dari 80 negara dengan skor literasi membaca 359, serta HARBUKNAS 2022 yang menempatkan Indonesia di peringkat ke-62 dari 70 negara, menunjukkan adanya kesenjangan yang perlu segera diatasi.
Penurunan skor literasi membaca dalam survei PISA 2022 menjadi pertanda bahwa upaya yang telah dilakukan belum memberikan hasil yang optimal. Kondisi ini menuntut adanya langkah-langkah strategis dan komprehensif untuk meningkatkan kualitas literasi di semua level, mulai dari pendidikan dasar hingga masyarakat luas.
Berdasarkan Indeks dan data yang ada
sebelumnya maka perlunya solusi yang konkrit
dalam menyelesaikan permasalahan rendahnya
tingkat literasi dan numerasi di Indonesia. Maka
dari pada itu, untuk meningkatkan Indeks
Pembangunan Literasi Indonesia kami Dewan
Pimpinan Pusat Gerakan Juang dan Pendidikan
Indonesia mendirikan Perpustakaan Rakyat DPP
GJPI yang terbuka secara umum.
Kunjungan GJPI ke Perpusnas ini merupakan langkah nyata dalam upaya meningkatkan minat baca masyarakat Indonesia. Melalui kunjungan ini, diharapkan dapat tercipta ekosistem literasi yang lebih baik, sehingga mampu melahirkan generasi yang cerdas, kreatif, dan inovatif. Mari kita bersama-sama mendukung gerakan literasi nasional agar Indonesia dapat bersaing di kancah global.
Comments
Post a Comment