Posts

Perjuangkan Pendidikan yang Merata, GJPI Audiensi dengan Kadis Pendidikan Nias Utara

Image
Dokumentasi audiensi Perwakilan DPP GJPI, PLT. Kadis Pendidikan Nias Utara, dan Perwakilan DPW Sumut GJPI   Jakarta, 27 Januari 2026 – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Gerakan Juang dan Pendidikan Indonesia melakukan audiensi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Utara, Senin (26/1/2026). Dari informasi yang didapatkan, audiensi dihadiri oleh perwakilan pengurus Bidang Pergerakan dan Advokasi DPP Gerakan Juang dan Pendidikan, Renungan Syukur Berkat Lase, perwakilan pengurus DPW Gerakan Juang dan Pendidikan Provinsi Sumut, Erfin Rejeki Putra Damai Zebua S.H. Pihak dari Dinas Pendidikan Nias Utara dihadiri langsung oleh Plt. Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Kabupaten Nias Utara, Hasambua Harefa, S.Pd., M.M. Dalam kunjungan tersebut, Gerakan Juang dan Pendidikan Indonesia membahas langkah-langkah dan strategi dalam memperjuangkan pendidikan yang merata serta hak-hak guru demi tercapainya merdeka berpikir dan keseja...

DPW GJPI SUMUT kecam penebangan pohon di Nias Selatan dan desak penutupan PT Gruti dan PT Teluk Nauli

Image
Ketua DPW GJPI Sumatera Utara Imelda Sofiana Lase. Jakarta 27 Desember 2025 - ‎Ketua DPW GJPI SUMUT, Imelda Sofiana Lase, S.Pd menyampaikan keprihatinan mendalam atas terjadinya penggundulan hutan di wilayah Kepulauan Batu, Nias Selatan. Penebangan pohon ini diduga melibatkan PT Gruti dan PT Teluk Nauli tanpa kejelasan tujuan serta fungsi yang transparan. Ia juga menyatakan kekecewaannya terhadap Pemerintah Daerah setempat sampai Pemerintah Pusat dikarenakan membiarkan terjadinya penebangan pohon sehingga berpotensi merusak alam di daerah tersebut dan sekitarnya.  "Setelah melihat video penggundulan hutan di Nias Selatan yang telah viral dimedia sosial, saya sangat menyayangkan keteledoran pemerintah setempat sampai pusat yang tidak menginvestigasi tindakan kedua perusahaan tersebut secara menyeluruh sebelumnya." Kata Ketua DPW Sumut yang akrab di panggil Imel.  ‎ ‎"Untungnya, berkat tuntutan masyarakat serta viralnya penebangan hutan ini melalui media sosia...